Analisis Willingness to Pay dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengunjung terhadap Tarif Masuk Hutan Penelitian Dramaga

  • Osmaleli Osmaleli Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor
  • Wini Rismawati PT Sarbi Moerhani Lestari
  • Akhmad Fauzi Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor
Keywords: metode valuasi kontingen, regresi logistik, turnbull, willingness to pay

Abstract

Hutan Penelitian (HP) Dramaga merupakan hutan tanaman yang berfungsi sebagai sarana penelitian di bidang kehutanan. HP Dramaga memiliki tegakan pohon dengan luas yang tinggi sehingga dapat menarik masyarakat untuk melakukan kegiatan wisata disana. Penangkaran rusa yang terdapat di dalamnya serta letak HP Dramaga yang berbatasan langsung dengan Danau Situ Gede menjadi nilai tambah yang menarik minat wisata pengunjung. Jumlah wisatawan yang berkunjung ke HP Dramaga cukup tinggi setiap tahunnya. Namun, hal tersebut belum diikuti dengan pengelolaan wisata yang optimal karena selama ini tidak ada pemungutan tarif masuk bagi pengunjung, sehingga diperlukan penetapan tarif masuk bagi pengunjung sebagai dasar peningkatan pengelolaan wisata di HP Dramaga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis willingness to pay pengunjung terhadap tarif masuk HP Dramaga dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Analisis data menggunakan metode Turnbull dan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa rataan WTP pengunjung yang diperoleh melalui regresi logistik sebesar Rp. 12,266 per orang dan Rp. 13,200 per orang jika dianalisis menggunakan metode Turnbull. Serta faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap WTP pengunjung adalah nilai penawaran, jenis kelamin, dan pengetahuan mengenai peruntukkan hutan.

Published
2022-07-26
How to Cite
OsmaleliO., RismawatiW., & FauziA. (2022). Analisis Willingness to Pay dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengunjung terhadap Tarif Masuk Hutan Penelitian Dramaga . Indonesian Journal of Agriculture Resource and Environmental Economics, 1(1), 37-46. https://doi.org/10.29244/ijaree.v1i1.41882